Monday, May 29, 2006

Rehabilitasi Kerusakan Transportasi Yogya Butuh Rp 25 M

Sejumlah prasarana transportasi di Yogyakarta mengalami kerusakan akibat gempa. Untuk merehabilitasi kerusakan itu dibutuhkan dana Rp 25 miliar.

Hal itu disampaikan Sekjen Departemen Perhubungan (Dephub) Wendy Aritonang dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/5/2006).

Dana itu akan diprioritaskan untuk rehabilitasi prasarana Bandara Adisucipto sebanyak Rp 15 miliar. Sedangkan sisanya Rp 10 miliar untuk rehabilitasi prasarana kereta api.

Wendy memperkirakan, untuk rehabilitasi prasarana kereta api diperlukan waktu sekitar 5 bulan. Perbaikan itu membutuhkan waktu lama karena banyak sekali terjadi kerusakan di rel, bangunan stasiun, instalasi sinyal telkom dan listrik (sintelis), dan bangunan dinas.

Sementara untuk rehabilitasi prasarana Bandara Adi Sucipto diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 6 bulan. Menurut Wendy, semua aspek di bandara mengalami kerusakan mulai dari air side, terminal, dan lain-lain.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi V Ahmad Muqowam dan dihadiri oleh seluruh mitra Komisi V seperti Sekjen Perumahan Rakyat, Dephub, Pekerjaan Umum, dan Pembangunan Daerah Tertinggal, serta seluruh BUMN yang menjadi mitra Komisi V.

Sumber: Detikcom

0 Comments:

Post a Comment

<< Home