Menteri PU Cairkan Rp 6,5 M Bangun Jembatan Rusak di Yogya
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menyalurkan dana tanggap darurat sebesar Rp 6,5 miliar untuk menyediakan air bersih, mandi cuci kakus (MCK), perbaikan jembatan yang rusak, serta tanggul dan irigasi yang pecah.
"Dana sudah keluarkan pada Minggu 28 Mei kemarin dan kita sudah instruksikan semua jajaran PU di daerah di Yogyakarta untuk menangani lebih dulu," kata Djoko.
Hal ini disampaikan dia usai acara penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol di Gedung Pekerjaan Umum, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2006).
Bantuan akan difokuskan pada 8 titik yaitu Lapangan Dwi Windu di Bantul, Lapangan Ndowaluh di Srirenggo, Lapangan Madukismo di daerah Kasihan, RS PKU Muhammadiyah di Bantul. RSUD Bantul, Langan Ganjuran di Banbanglipuro, Lapangan Wukirasari di Imogiri, dan Lapangan Paseban di Bantul. Lokasi tersebut diperkirakan dapat menampung 50 ribu pengungsi.
"Saya belum bisa memastikan total kerusakan. Tetapi diperkirakan mencapai ratusan miliar," ujarnya.
Menurut dia, paling lambat 3 bulan semua jembatan serta tanggul dapat dipergunakan. "Sehingga dalam waktu 1 tahun ke depan kita bisa merehabilitasi Yogya dan Jawa Tengah," cetus Djoko.
Bantuan akan dikoordinasikan dengan organisasi daerah, antara lain Satkorlak Yogyakarta dan Satlak di Kabupaten Bantul.
"Dana sudah keluarkan pada Minggu 28 Mei kemarin dan kita sudah instruksikan semua jajaran PU di daerah di Yogyakarta untuk menangani lebih dulu," kata Djoko.
Hal ini disampaikan dia usai acara penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol di Gedung Pekerjaan Umum, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2006).
Bantuan akan difokuskan pada 8 titik yaitu Lapangan Dwi Windu di Bantul, Lapangan Ndowaluh di Srirenggo, Lapangan Madukismo di daerah Kasihan, RS PKU Muhammadiyah di Bantul. RSUD Bantul, Langan Ganjuran di Banbanglipuro, Lapangan Wukirasari di Imogiri, dan Lapangan Paseban di Bantul. Lokasi tersebut diperkirakan dapat menampung 50 ribu pengungsi.
"Saya belum bisa memastikan total kerusakan. Tetapi diperkirakan mencapai ratusan miliar," ujarnya.
Menurut dia, paling lambat 3 bulan semua jembatan serta tanggul dapat dipergunakan. "Sehingga dalam waktu 1 tahun ke depan kita bisa merehabilitasi Yogya dan Jawa Tengah," cetus Djoko.
Bantuan akan dikoordinasikan dengan organisasi daerah, antara lain Satkorlak Yogyakarta dan Satlak di Kabupaten Bantul.



0 Comments:
Post a Comment
<< Home