Wednesday, May 31, 2006

12 Motor Korban Gempa Bantul Digondol Maling

Yogyakarta - Maling terus berkeliaran di Bantul, Yogyakarta. Sedikitnya 12 sepeda motor milik korban gempa dicuri. Warga pun melakukan sweeping pendatang. Dasar maling!

Demikian pantauan detikcom dari berbagai Polsek di Bantul, Rabu (31/5/2006).

Sepeda motor yang dicuri adalah milik warga di Kecamatan Sewon, Kecamatan Bambanglipuro, Kecamatan Jetis, Kecamatan Padak, dan Kecamatan Sanden.

Sebagian besar rumah warga di kecamatan itu rata dengan tanah. Warga mengungsi dan listrik pun belum berfungsi. Keadaan inilah yang dimanfaatkan maling guna mencari target sasaran.

Sweeping

Selain siskampling, warga juga melakukan sweeping pendatang guna mengantisipasi keamanan di desanya.

Warga berjaga-jaga di pinggir jalan dan pintu masuk desa. Mereka tampak memegang kayu, batu dan lain-lainnya. Warga menaruh curiga pada pendatang yang tidak dapat menunjukkan identitasnya.

Orang yang tidak dikenal ini pun kerap melarikan diri jika dimintai KTP dan dikejar oleh warga. "Maling... maling...!" teriak warga.

Tidak jarang warga pun menghujani pukulan dan menggiring orang yang dianggap mencurigakan tersebut ke kantor kepolisian. Kasus tersebut terjadi di Kecamatan Sewon, Kecamatan Bambanglipuro, Kecamatan Sandak dan Kecamatan Serandakan.

Namun warga tidak sepenuhnya tepat sasaran. Misalnya, di Dusun Kalisat, Kecamatan Pandak, seorang pengendara sepeda motor dari Kulonprogo yang membawa mie instan dikejar warga.

Orang tersebut ketakutan saat dimintai identitas. Lantas warga mengejar dengan puluhan motor dan digiring ke kantor polisi. Ternyata, orang itu hanya ingin menyumbang korban gempa. Duh

Sumber: Detikcom

0 Comments:

Post a Comment

<< Home